Manfaat dari Teknologi Padi Salibu antara lain adalah sebagai berikut :
- Meningkatkan produktivitas lahan yang sebelumnya panen hanya 1 kali dalam tahun sekarang bisa lebih dari 2 kali dalam setahun.
- Penghematan biaya produksi pada pengolahan lahan, tanam dan pembelian benih
- Menanggulangi ketersedian stok benih dan mempertahankan kemurnian benih
Sedangkan Dampak Teknologi Padi Salibu bagi petani :
- Meningkatkan pendapatan petani. apalagi harga jual padi dan beras cukup tinggi.
- Peluang pengembalian jerami (bh. organik) lebih besar, terutama dari potongan batang sisa panen.
- Bagi daerah yang kekurangan tenaga kerja sangat membantu dan memacu peningkatan produksi.
Urutan kerja teknologi salibu adalah sebagai berikut:
- Setelah panen, batang bawah dipotong ulang tinggi 3-5 cm pada 7-10 hari sebelumnya terlebih dahulu dilakukan penggenangan selama 2-3 hari pada lahan yang akan di salibu.
- Pada minggu ke 2 mulai tumbuh tunas-tunas padi yang baru. para petani mulai melakukan penjarangan, penyulaman, pemupukan , penyiangan seperti biasa dan pembenaman jerami.
- Setelah itu pemeliharaan dari serangan hama
- Panen sudah dapat dilakukan pada umur 90 hari (20 % lebih awal dari biasa)
Budidaya salibu akan meningkatkan indek panen karena, tidak lagi melakukan pengolahan tanah, persemaian dan tanam, sehingga rentang waktu produksi lebih pendek. Budidaya ini secara tidak langsung juga dapat menanggulangi keterbatasan varietas unggul, karena pertumbuhan tanaman selanjutnya terjadi secara vegetative maka mutu varietas tetap sama dengan tanaman pertama.